Zaman Saat Manusia Belum Mengenal Tulisan Disebut Dengan Zaman - Indonexa

Search Suggest

Zaman Saat Manusia Belum Mengenal Tulisan Disebut Dengan Zaman

Zaman Ketika Manusia Belum Mengenal Tulisan: Masa Lalu yang Mengesankan

Pengenalan
Dalam sejarah manusia, ada suatu masa di mana tulisan belum ditemukan atau belum dikenal. Masa ini sering disebut sebagai zaman prasejarah atau masa pra-tulisan. Artikel ini akan menjelaskan tentang zaman ketika manusia belum mengenal tulisan dan bagaimana mereka mengkomunikasikan ide, pengetahuan, dan warisan budaya mereka tanpa menggunakan tulisan.

1. Komunikasi Lisan:
Sebelum adanya tulisan, manusia mengandalkan komunikasi lisan sebagai cara utama untuk berbagi informasi dan pengetahuan. Mereka menggunakan bahasa dan dialek lokal untuk berinteraksi satu sama lain, menceritakan cerita, menyampaikan pesan, dan melestarikan tradisi. Komunikasi lisan menjadi sumber utama transmisi budaya dan pengetahuan dari generasi ke generasi.

2. Simbol dan Gambar:
Selain komunikasi lisan, manusia prasejarah menggunakan simbol dan gambar sebagai bentuk komunikasi visual. Mereka menggambarkan ide, kehidupan sehari-hari, binatang, dan peristiwa penting dalam lukisan dinding gua, ukiran batu, atau artefak seni prasejarah lainnya. Simbol dan gambar ini membantu dalam penyampaian pesan dan menciptakan rekaman visual tentang kehidupan dan budaya mereka.

3. Tradisi Lisan:
Salah satu aspek penting dalam zaman prasejarah adalah tradisi lisan. Pengetahuan, cerita rakyat, mitos, dan legenda diwariskan melalui cerita lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penghafalan dan pengulangan cerita-cerita ini memastikan bahwa informasi dan nilai-nilai budaya tidak hilang dalam perjalanan waktu.

4. Observasi dan Pengalaman:
Ketika tulisan belum ada, manusia prasejarah belajar dan mengakumulasi pengetahuan melalui pengamatan langsung dan pengalaman pribadi. Mereka belajar tentang tumbuhan, hewan, iklim, dan lingkungan sekitar mereka melalui pengamatan dan interaksi langsung. Pengalaman ini menjadi sumber berharga pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

5. Sistem Mnemonik:
Manusia prasejarah mengembangkan sistem mnemonik atau metode mengingat yang kompleks untuk membantu mereka menyimpan informasi dan pengetahuan. Mereka menggunakan asosiasi visual, urutan cerita, atau lagu-lagu untuk mengingat hal-hal penting, seperti daftar tanaman obat, teknik berburu, atau petunjuk navigasi.

Zaman ketika manusia belum mengenal tulisan adalah periode yang mengesankan dalam sejarah. Meskipun tulisan belum ada, manusia prasejarah berhasil mengkomunikasikan ide dan pengetahuan mereka melalui komunikasi lisan, simbol dan gambar, tradisi lisan, observasi, dan pengalaman pribadi. Sistem mnemonik yang kompleks membantu mereka menyimpan informasi penting. Meskipun saat ini tulisan telah menjadi sarana utama komunikasi dan pengetahuan, masa lalu ini mengingatkan kita akan kekuatan imajinasi, kreativitas, dan kemampuan manusia untuk mentransfer pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya tanpa menggunakan tulisan.