Ylbhi Sandingkan Jokowi-Soeharto Sindir Pembangunan Mirip Orba - Indonexa

Search Suggest

Ylbhi Sandingkan Jokowi-Soeharto Sindir Pembangunan Mirip Orba

YLBI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia) adalah organisasi yang bergerak dalam bidang bantuan hukum dan advokasi hak asasi manusia di Indonesia. YLBI memiliki peran penting dalam menjaga dan memperjuangkan kebebasan sipil, hak asasi manusia, dan keadilan di negara ini. Salah satu isu yang pernah diangkat oleh YLBI adalah perbandingan antara pembangunan saat ini dengan masa pemerintahan Soeharto, yang seringkali dikaitkan dengan era Orde Baru (Orba). Dalam hal ini, YLBI menyindir bahwa pembangunan yang terjadi saat ini memiliki kesamaan dengan gaya pembangunan yang terjadi pada masa pemerintahan Soeharto.

Pemerintahan Jokowi (Joko Widodo) yang berlangsung saat ini sering kali dikritik oleh beberapa pihak, termasuk YLBI, karena adanya tindakan-tindakan yang dianggap mirip dengan cara pembangunan pada masa Orba. YLBI berpendapat bahwa ada beberapa indikator yang menunjukkan adanya kesamaan atau kontinuitas dalam pendekatan pembangunan antara pemerintahan Jokowi dan masa Soeharto. Salah satu indikator tersebut adalah dominasi kekuasaan yang terpusat pada pemerintah pusat dan kekurangan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan.

YLBI mengkritik gaya kepemimpinan yang terpusat pada presiden, di mana keputusan-keputusan penting dalam pembangunan seringkali dibuat tanpa keterlibatan publik secara memadai. Hal ini dianggap mirip dengan gaya kepemimpinan pada masa Soeharto, di mana keputusan-keputusan penting seringkali diambil oleh pemerintah pusat tanpa melibatkan partisipasi publik yang memadai. YLBI berpendapat bahwa partisipasi publik yang terbatas ini dapat membatasi kebebasan sipil dan mereduksi demokrasi yang ideal.

YLBI juga mengkritik terbatasnya ruang bagi masyarakat sipil dan aktivis hak asasi manusia untuk menyuarakan kritik dan melakukan advokasi. Mereka berpendapat bahwa ada kecenderungan pemerintah untuk menghambat kebebasan berekspresi dan mengintimidasi kelompok-kelompok yang kritis terhadap kebijakan pembangunan yang diambil. YLBI menyindir bahwa tindakan ini mencerminkan praktik otoritarian yang terjadi pada masa Orba.

Namun, perlu dicatat bahwa pandangan YLBI ini dapat menjadi subjektif dan dipengaruhi oleh sudut pandang organisasi tersebut. Terdapat berbagai sudut pandang yang berbeda terkait dengan evaluasi dan perbandingan antara masa pemerintahan Jokowi dan Soeharto. Beberapa pihak mungkin memiliki pandangan yang berbeda dan melihat adanya perbedaan yang signifikan antara kedua masa tersebut.

Dalam sebuah negara demokratis, penting bagi semua pihak untuk memiliki kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka dengan bebas dan terbuka. Diskusi dan dialog yang konstruktif dapat membantu mendor mankan perbedaan pandangan dan mencari solusi yang lebih baik untuk pembangunan negara. Dalam hal ini, pemerintah juga harus membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sipil, termasuk organisasi seperti YLBI.

perbandingan yang dilakukan oleh YLBI antara pemerintahan Jokowi dan masa Soeharto dalam hal pembangunan yang mirip Orba adalah bagian dari perdebatan yang berlangsung di Indonesia. Isu-isu seperti kebebasan sipil, partisipasi publik, dan hak asasi manusia harus terus diperjuangkan demi membangun masyarakat yang lebih inklusif dan demokratis.