Yang Merupakan Penggagas Dari Organisasi United Nations (Pbb) Adalah - Indonexa

Search Suggest

Yang Merupakan Penggagas Dari Organisasi United Nations (Pbb) Adalah

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations/UN) adalah badan internasional yang berfungsi sebagai forum bagi negara-negara di dunia untuk berdiskusi, berkoordinasi, dan bekerja sama dalam mengatasi berbagai masalah global. Penggagas dari organisasi PBB adalah seorang pemimpin yang visioner dan berpengaruh, yang memainkan peran penting dalam mendirikan lembaga ini. Namanya adalah Franklin D. Roosevelt, Presiden Amerika Serikat yang ke-32. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi peran dan kontribusi Roosevelt dalam mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada masa-masa akhir Perang Dunia II, pada tanggal 26 Juni 1945, delegasi dari 50 negara berkumpul di San Francisco, Amerika Serikat, untuk Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional. Konferensi ini bertujuan untuk menciptakan lembaga yang akan berfungsi sebagai badan internasional yang dapat mencegah konflik antarnegara dan memajukan perdamaian serta kerjasama global.

Franklin D. Roosevelt memainkan peran kunci dalam mendorong pembentukan PBB. Dia memiliki visi untuk menciptakan lembaga yang dapat mempromosikan perdamaian dan kerjasama internasional, dan menghindari tragedi perang dunia yang telah menghancurkan dunia. Meskipun ia tidak hidup untuk melihat PBB berdiri, karena ia meninggal pada tahun 1945 sebelum Konferensi PBB berlangsung, namun pengaruh dan semangatnya telah membawa negara-negara bersatu untuk menciptakan lembaga yang saat ini menjadi salah satu organisasi internasional yang paling berpengaruh di dunia.

Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Eleanor Roosevelt, istri dari Franklin D. Roosevelt, menyampaikan:

‘PBB tidak akan menjadi apa pun tanpa kepemimpinan suamiku Franklin Delano Roosevelt. Tidak banyak orang di dunia ini yang dapat mengklaim tanggung jawab atas organisasi dunia. Dunia ini harus dihuni dengan lebih banyak orang seperti suamiku. Dia bermimpi besar, dia berani, dia mengambil risiko.’

Pada 24 Oktober 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa resmi dibentuk dengan diadopsinya Piagam PBB di San Francisco. Piagam ini menjadi hukum internasional yang mengatur tujuan, prinsip, dan struktur organisasi PBB. Dengan anggota awal 51 negara, PBB berkomitmen untuk mencapai tujuannya dalam memelihara perdamaian dan keamanan dunia, memajukan kerjasama internasional dalam menyelesaikan masalah sosial, ekonomi, budaya, dan kemanusiaan, serta menghormati hak asasi manusia.

Sejak berdirinya, PBB telah berperan penting dalam mengatasi konflik internasional, membantu korban bencana alam dan krisis kemanusiaan, memajukan pembangunan berkelanjutan, melindungi hak asasi manusia, dan mempromosikan perdamaian dan keadilan global. Organisasi ini juga mencakup berbagai badan dan program, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Program Pembangunan PBB (UNDP), dan Dana Anak-anak PBB (UNICEF), yang bekerja untuk mencapai tujuan-tujuan spesifik sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Dalam Franklin D. Roosevelt adalah penggagas utama dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Melalui visi, kepemimpinan, dan semangatnya, Roosevelt memainkan peran penting dalam menciptakan lembaga internasional yang berfungsi sebagai forum bagi negara-negara di dunia untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dalam mengatasi masalah-masalah global. PBB telah memainkan peran yang krusial dalam mendorong perdamaian dan keamanan dunia, dan menjadi ikon penting dalam mencari solusi untuk tantangan-tantangan kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan.