Upaya Kertanegara Dalam Mewujudkan Cita-Citanya Menyatukan Nusantara - Indonexa

Search Suggest

Upaya Kertanegara Dalam Mewujudkan Cita-Citanya Menyatukan Nusantara

Upaya Kertanegara dalam Mewujudkan Cita-citanya Menyatukan Nusantara

Raden Wijaya, yang dikenal dengan gelar Kertanegara, merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Sebagai pendiri Majapahit pada abad ke-13, Kertanegara memiliki cita-cita besar untuk menyatukan Nusantara di bawah satu kekuasaan yang kuat dan harmonis. Dalam artikel ini, kita akan membahas upaya-upaya yang dilakukan Kertanegara untuk mewujudkan cita-citanya dalam menyatukan Nusantara.

1. Diplomasi dan Perjanjian
Kertanegara menggunakan diplomasi sebagai alat utama untuk mencapai tujuan penyatuan Nusantara. Ia menjalin hubungan dengan berbagai kerajaan dan negara di kepulauan Nusantara, baik melalui pernikahan politik, perjanjian perdagangan, atau persekutuan militer. Dengan berbagai perjanjian ini, Kertanegara berusaha menciptakan ikatan politik, ekonomi, dan sosial yang kuat di antara berbagai entitas di Nusantara.

2. Penguasaan Laut
Untuk memperkuat kekuasaannya, Kertanegara mengembangkan armada laut yang kuat. Ia menyadari pentingnya penguasaan jalur maritim dalam mengendalikan perdagangan dan membangun pengaruh politik di wilayah Nusantara. Dengan armada lautnya, Kertanegara mampu memperluas pengaruhnya ke berbagai pulau dan mengamankan perdagangan dengan negara-negara tetangga.

3. Administrasi Sentral dan Desentralisasi
Kertanegara berusaha membangun administrasi yang efektif untuk memerintah wilayah-wilayah yang dikuasainya. Di satu sisi, ia memperkuat pemerintahan pusat di Majapahit, dengan menetapkan hukum dan kebijakan yang bersifat nasional. Di sisi lain, Kertanegara juga memberikan otonomi kepada kerajaan-kerajaan dan daerah-daerah di wilayah kekuasaannya, dengan mengakui keberagaman budaya dan adat istiadat setempat. Pendekatan ini membantu menjaga stabilitas dan mendapatkan dukungan dari rakyat yang memiliki identitas budaya dan kepercayaan yang beragam.

4. Pengembangan Kebudayaan dan Pendidikan
Kertanegara menghargai kekayaan budaya Nusantara dan berusaha mengembangkan kebudayaan majapahit sebagai identitas bersama bagi seluruh wilayah kekuasaannya. Ia mendorong pertukaran budaya antar daerah dan mempromosikan seni, sastra, dan arsitektur majapahit. Kertanegara juga memberikan perhatian khusus pada pendidikan, dengan mendirikan sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan di berbagai wilayah Majapahit.

5. Pemeliharaan Kesejahteraan Rakyat
Kertanegara sadar bahwa keberhasilan dalam menyatukan Nusantara tidak hanya bergantung pada kekuasaan politik semata, tetapi juga pada kesejahteraan rakyat. Ia berusaha untuk memperbaiki infrastruktur, mengembangkan perdagangan, dan melindungi kepentingan rakyat. Upaya ini termasuk pembangunan irigasi, jalan, dan pelabuhan, serta pemeliharaan keamanan dan perlindungan terhadap serangan musuh.

Meskipun cita-cita Kertanegara untuk menyatukan Nusantara tidak tercapai sepenuhnya selama masa pemerintahannya, upaya-upaya yang dilakukannya telah memberikan landasan kuat bagi pembentukan entitas politik yang luas dan berkelanjutan di Nusantara. Pengaruh Majapahit dalam politik, budaya, dan sejarah Indonesia tetap terasa hingga kini. Warisan Kertanegara menjadi inspirasi bagi upaya-upaya masa kini dalam membangun persatuan dan kesatuan di antara keragaman budaya dan wilayah di Indonesia.