Untuk Terasi Ikan Biasanya Digunakan Ikan Kecil-Kecil Dan Sejenisnya - Indonexa

Search Suggest

Untuk Terasi Ikan Biasanya Digunakan Ikan Kecil-Kecil Dan Sejenisnya

Terasi Ikan: Proses Pembuatan dan Penggunaannya dalam Kuliner Tradisional

Terasi ikan adalah bumbu dapur yang sangat populer dalam kuliner tradisional di berbagai negara Asia Tenggara, terutama Indonesia. Terasi ikan merupakan bahan makanan yang diolah dari ikan kecil-kecil dan jenis-jenis tertentu lainnya. Artikel ini akan membahas tentang proses pembuatan terasi ikan serta penggunaannya dalam hidangan tradisional.

Proses Pembuatan Terasi Ikan:
Proses pembuatan terasi ikan dimulai dengan mengumpulkan ikan-ikan kecil yang segar, seperti ikan teri, ikan bilis, atau ikan pindang. Ikan-ikan ini kemudian dicuci bersih dan dipisahkan dari isi perut dan sisiknya. Setelah itu, ikan dijemur di bawah sinar matahari atau diangin-anginkan agar mengering dengan sempurna.

Setelah ikan mengering, ikan tersebut dibakar di atas arang hingga benar-benar kering dan berubah menjadi warna hitam. Proses pengeringan dan pembakaran ini berfungsi untuk menghilangkan kadar air pada ikan dan menciptakan aroma yang khas pada terasi. Setelah proses pembakaran selesai, ikan yang telah berubah menjadi gosong kemudian dihaluskan menjadi bubuk atau pasta yang lembut dan homogen.

Penggunaan Terasi Ikan dalam Kuliner Tradisional:
Terasi ikan memiliki rasa dan aroma yang khas yang menjadi ciri khas hidangan-hidangan tradisional di Asia Tenggara. Beberapa hidangan yang menggunakan terasi ikan antara lain:

1. Sambal Terasi: Sambal terasi adalah sambal khas Indonesia yang menggunakan terasi ikan sebagai bahan utamanya. Sambal ini terbuat dari cabai yang dihaluskan bersama terasi ikan, bawang, dan bumbu-bumbu lainnya. Sambal terasi sering dijadikan pelengkap hidangan, seperti nasi goreng, ikan bakar, atau sayur tumis.

2. Belacan: Di Malaysia dan Singapura, terasi ikan juga dikenal dengan sebutan belacan. Belacan sering digunakan dalam berbagai hidangan seperti laksa, rojak, dan mee goreng. Belacan memberikan cita rasa unik dan khas pada hidangan-hidangan ini.

3. Pindang Ikan: Di Indonesia, terasi ikan juga sering digunakan dalam pembuatan pindang ikan. Pindang ikan adalah hidangan sup ikan dengan bumbu-bumbu rempah yang lezat. Terasi ikan memberikan sentuhan gurih yang khas pada sup ikan ini.

4. Bagoong: Di Filipina, terasi ikan dikenal dengan sebutan bagoong dan sering digunakan dalam hidangan seperti kare-kare atau binagoongan.

Meskipun terasi ikan memberikan rasa yang lezat dan aroma yang khas pada hidangan-hidangan tradisional, beberapa orang mungkin tidak menyukai aromanya yang kuat dan menyengat. Namun, bagi mereka yang menyukainya, terasi ikan merupakan bumbu yang tak tergantikan dalam kuliner tradisional Asia Tenggara. Penting untuk menggunakan terasi ikan dengan bijaksana dan sesuai dengan selera pribadi dalam proses memasak, sehingga hidangan yang dihasilkan tetap lezat dan menggugah selera.